Ini 5 Merek HP yang Cuan di 2023, Siapa Juaranya?

Banyaknya ruko yang buka dilantai Dasar Blok B9 menjadi tandanya ramai jual beli para pedagang, ketika menelusuri lebih dalam lagi hanya beberapa pembeli saja yang keluar masuk mall Thamrin City, Jakarta Pusat. Diakuinya, sebagai pedagang grosir pakain dewasa, Andri tidak bisa meraup keuntungan yang besar seperti tahun-tahun sebelumnya. “Keuntungan yang kami peroleh paling cuma 5%. Beda dengan keuntungannya dengan tahun sebelumnya deh,” katanya.

Kelesuan penjual pakain jadi ini juga di alami Iwan (40 tahun). Pemilik Toko Nadira, Blok C3 Lantai 3 Thamrin City ini menyatakan omset tokonya mengalami penurunan yang tajam pada tahun ini.

Samsung jadi raja smartphone global pada kuartal pertama 2023. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu mengantongi pangsa pasar 22% pada periode tersebut.

Dalam laporan Canalys, Samsung menjual 60,3 juta unit atau menurun 18%. Meski begitu, perusahaan tetap mencatatkan pertumbuhan yang didorong oleh peluncuran produk pada bulan Februari lalu.

“Pertumbuhan Samsung dipicu dengan peluncuran produk baru pada Februari lalu. Namun tetap saja, Samsung perlu menavigasikan strategi menghadapi industri yang tengah lesu ke depannya. Apalagi, pabrikan tersebut masih punya banyak portofolio produk entry-level yang trennya menurun,” kata Analis Canalys, Runar Bjørhovde, dikutip Minggu (30/4/2023).

Apple, yang menjual ponsel berharga tinggi tanpa punya produk dengan harga murah, berada di belakang Samsung dengan pangsa pasar 21%. Perusahaan asal Cupertino Amerika Serikat (AS) itu mencatat pertumbuhan pengapalan HP 3% dengan menjual 58 juta unit.

Menurut Bjørhovde, Apple menunjukkan pertumbuhan signifikan khususnya pada wilayah Asia Pasifik. “Apple mempertahankan investasi di outlet offline yang mengakomodir kebutuhan masyarakat kelas menengah untuk membeli langsung dari toko,” jelasnya.

Berikutnya ada Xiaomi, yang mengalami penurunan hingga 22%. Untuk market share, perusahaan mengantongi 11%.

Di posisi keempat ada Oppo yang mendapatkan pangsa pasar 10% dan pertumbuhan yang menutun -8%. Canalys mencatat Oppo menjual 26,6 juta unit, yang digabung dengan sub-brand One Plus.

Menutup lima besar ada Vivo yang memiliki pangsa pasar 8%. Namun penjualannya anjlok -17% atau mengapalkan 20,9 juta unit.

Canalys juga melaporkan pengapalan smartphone secara global ambles 13% secara tahun-ke-tahun (yoy). Pada periode tersebut hanya 269,8 juta unit yang dijual. Pasar yang lesu juga telah terasa sejak empat kuartal terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*